Dakwah

Makanan orang berdosa di neraka

Peringatan mengenai dahsyatnya seksa neraka, rujuk ayat 43 – 48 Surah Ad-Dukhan maksudnya:

Sesungguhnya pokok Zaqqum, (buahnya) menjadi makanan bagi orang yang berdosa. Seperti tembaga cair, mendidih dalam perut. Seperti mendidihnya air yang meluap-luap panasnya. “Renggutlah orang yang berdosa itu dan seretlah dia ke tengah-tengah neraka. Kemudian curahkanlah di atas kepalanya – azab seksa – dari air panas yang menggelegak”.

Jom konsisten amal istighfar mohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita 100 kali setiap hari.

Sedia sahut seruan jihad?

Dari Anas berkata; “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengambil pedang pada waktu perang Uhud, lalu baginda bersabda: “Siapakah yang mahu mengambil pedang ini?” lalu orang-orang hendak mengambilnya, dan mereka semua tertuju kepadanya. Baginda bersabda lagi: “Siapakah yang akan mengambil pedang ini sesuai dengan haknya?” orang-orang mundur, lalu Abu Dujanah berkata; “Aku yang akan mengambilnya sesuai dengan haknya!” Lalu dia pun mengambilnya dan membelah barisan kaum musyrikin.”

Musnad Ahmad no. 11788

Diriwayatkan sejak itu Abu Dujanah menjadi seorang yang sangat berani dan banyak menewaskan musuh dengan pedang itu.

Bagaimana dengan kita agaknya bila diseru jihad akhbar. Sedia ke depan atau takut?

Susah sikit, jom kita cuba bersabar

Susah sikit, jom kita cuba bersabar. Masuk Syurga nanti, hilang langsung memori kita mengenai kesusahan hidup di dunia ni.

Dari Anas, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Dihari kiamat nanti, didatangkan seorang yang paling susah atau paling sengsara hidupnya di dunia dari penghuni surga. Lalu Allah AZZAWAJALLA berfirman “Celupkan dia sekali celupan di surga”. Para Malaikat lantas mencelupnya dalam surga sekali celupan, lalu Allah AZZAWAJALLA bertanya, “Wahai anak Adam, pernahkah kamu merasakan kesengsaraan sekalipun yang teringan atau merasakan sesuatu yang kau benci?” “Tidak, demi kemuliaan-Mu, saya tidak pernah melihat sesuatu yang saya benci sedikitpun.” Kemudian didatangkan seorang yang paling nikmat hidupnya di dunia dari penghuni neraka, lalu (Allah AZZAWAJALLA) berfirman, “Celupkan dia ke dalam neraka sekali saja.” Lalu dikatakan kepadanya, “Wahai anak Adam apakah kamu melihat kebaikan, yang menyejukkan pandangan matamu sedikit saja?” maka dia berkata; “Tidak, demi kemuliaan-Mu, saya tidak melihat ada kebaikan dan yang menyenangkanku sama sekali”.

Riwayat Imam Ahmad, rujuk Musnad Ahmad no. 13167